Allah Swt adalah dzat pemilik cinta,cinta Allah tak bersyarat,Dia mencintai hambaNya
tanpa mengharap balasan apapun,Allah selalu mencintai hambanya walaupun hamba –
Nya terus menerus mendzolimi dan membangkang kepadaNYA.
Demi cintanya tersebut Allah Yang Maha Mencintai membuka banyak jalan untuk kese-
lamatan bagi segenap hambanya,salah satunya diisyaratkan dengan bulan ramadhan se-
bagai bulan istimewa.
Bahagia bertemu Ramadhan sama artinya bahagia bertemu Allah dengan konsekwensi-
Nya “Barang siapa mencintai bertemu dengan Allah maka Allahpun mencintai pertemu-
an dengannya”
Bila kita mencintai Allah maka kitapun harus menyambut apapun yang datang dan dise-
rukanNya termasuk segala sesuatu yang berkaitan dengan Ramadhan.
Dan bila cinta sudah berbicara tidak ada lagi alasan bagi kita untuk tidak bahagia me –
nyambut Rhamadhan ,tidak ada lagi keluh kesah menahan lapar,haus dan semua keleti-
han menjalani Ramadhan.
Minggu, 17 Agustus 2008
Selasa, 12 Agustus 2008
Sahur.. Sahur.. Sahur..!!!!
“Ada anak bertanya pada bapaknya buat apa lapar-lapar puasa ………..”
Saya yakin kita pernah mendengar syair lagu kasidah diatas, dan pasti pembaca sudah bisa menebak kemana arah tulisan ini. Tanpa kita sadari kehidupan telah menyeret kita pada suatu kondisi yang runyam,aktifitas kita dalam segala sisi telah menjurus pada ketidakseimbangan yang semakin rumit baik secara individu,social maupun spiritual.
Lalu apa yang mesti kita lakukan jawabnya adalah berpuasa !
Dengan berpuasa kita membangun kembali keseimbangan fisik dan jiwa,dengan berpuasa kita kembali pada keseimbangan social,spiritual.Melalui momentum bulan ramadhan mari kita kembalikan kehidupan ini pada keseimbangan alamiahnya dan kita ekplorasi kefahaman kita pada ilmu-ilmu Allah secara terus menerus sehingga kita mampu mengungkap makna yang terkandung dalam firmanNya “ Berpuasa adalah lebih baik bagimu,jika kamu mengetahui………….”
Saya yakin kita pernah mendengar syair lagu kasidah diatas, dan pasti pembaca sudah bisa menebak kemana arah tulisan ini. Tanpa kita sadari kehidupan telah menyeret kita pada suatu kondisi yang runyam,aktifitas kita dalam segala sisi telah menjurus pada ketidakseimbangan yang semakin rumit baik secara individu,social maupun spiritual.
Lalu apa yang mesti kita lakukan jawabnya adalah berpuasa !
Dengan berpuasa kita membangun kembali keseimbangan fisik dan jiwa,dengan berpuasa kita kembali pada keseimbangan social,spiritual.Melalui momentum bulan ramadhan mari kita kembalikan kehidupan ini pada keseimbangan alamiahnya dan kita ekplorasi kefahaman kita pada ilmu-ilmu Allah secara terus menerus sehingga kita mampu mengungkap makna yang terkandung dalam firmanNya “ Berpuasa adalah lebih baik bagimu,jika kamu mengetahui………….”
Langganan:
Postingan (Atom)